Jumat, 15 Oktober 2010

Pagi yang Indah Semoga Berkah

Masih ingat ga sama petuah ato pesen mbah2 kita dulu??"Bar shubuh Ojo turu meneh lho, nak rejekine dithothol pithek....(artinya: Indonesia; habis subuh jangan tidur lagi, ntar rejekinya dipathok ayam...gitu ) tapi kebanyakan dari kita meski dah tau pesan tersebut tapi masih juga kalo pas ada acara malem pe larut juga habis subuh malah tidur lagi...tapi gpp semua bisa berlatih dan belajar bangun subuh dan tidak tidur lagi. Oke???
Sebenernya maknanya apa ya/antara bangun pagi dan dipathok ayam?Secara logika tidak ada hubungannya, tetapi hal tersebut bermakna bahwa jika kita bangun di pagi hari dan melakukan sebuah kegiatan atau pekerjaan maka kita akan mendapatkan lebih banyak dari pada kita berkerja mulai dari siang. Di pagi hari dimana udara masih segar, matahari belum panas membuat perkerjaan di pagi hari menjadi bersemangat.


Nah ternyata faedah atau manfaat bangun pagi banyak sekali kawan kawan. Kita bahas disini ya meski masukan dari berbagai sumber semoga bermanfaat bagi kita semua.


Menurut Ahmadie Thaha (1983: 141) faedah bangun pagi di antaranya :


1. Pada waktu subuh, gas ozon (O3**) memenuhi sebgian besar udara kita. Jumlah gas itu semakin berkutang dengan munculnya matahari. Kita merasakan nikmat apabila menghirup udara pagi, disebabkan udara yang mengandung ozon dalam jumlah yang banyak. Dan gas ozon sangat berguna bagi organ syaraf, menumbuhkan semangat kerja, pikiran maupun anggota tubuh yang lain. Tak ada waktu yang lain, kita dapat menikmati udara yang nyaman selain waktu pagi.
2. sinar matahari pagi, mengandung warna merah dan warna ungu memberikan pengaruh tersendiri bagi semangat kerja urat syaraf, sedangkan sinar ultra violet amat bermanfaat bagi kulit di dalam proses penciptaan vitamin D.
3. bangun pagi, dapat mengurangi waktu tidur. Orang yang tidur berlama-lama dalam satu waktu, akan ditimpa penyakit hati, khususnya penyakit atherosclerosis, sesak napas.
4. di waktu pagi hari, jumlah kortozon yang terdapat dalam darah mencapai puncaknya, sekitar 7-22 mikrogram/100 ml plasma. Sedangkan pada sore hari hanya kurang dari 7 mikrogram/100 plasma. Kortozon merupakan zat yang mempergiat proses metabolisme.


Fatimah ra, putri Rasulullah saw pernah bercerita, “Ayahku lewat di sampingku, sedang aku masih berbaring di waktu pagi. Lalu beliau menggerakkan badanku dengan kakinya dan berkata, “Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai karena Allah membagikan rezki kepada hamba-Nya, antara terbi tfajar dengan terbit matahari.”" (HR Ahmad dan Baihaqi)


Ini pula yang dilakukan Nabi Daud as. Ia membagi waktu hidupnya sehari untuk urusan dunia dan sehari lagi untuk akhiratnya, dengan berpuasa dan beribadah. Ketika harus memenuhi urusan dunianya, pagi-pagi sekali Nabi Daud sudah bangun, ia bersiap, lalu ia berangkat mencari nafkah. Rasulullah saw memujinya dengan sabdanya, “Tidaklah seseorang itu makan sesuatu makanan yang lebih baik daripada hasil usahanya sendiri dan sesungguhnya Nabi Daud adalah makan dari hasil usahanya sendiri.”


Keberkahan subuh bukan hanya pada rezki. Rasulullah saw jika ingin mengirimkan tentaranya ke medan perang, dilepaskannya pada waktu pagi. Ketika berhijrah ke Madinah pun, beliau berangkat pada waktu pagi.
Shakhar, salah seorang sahabat beliau yang meriwayatkan hadits di atas, adalah seorang saudagar. Jika dia ingin mengirimkan barang-barang dagangannya, selalu dia lakukan pada pagi hari, dan itulah puncaknya Allah memberikan banyak kekayaan kepadanya.
Aisyah ra berkata, “Rasulullah bersabda, “Berpagi-pagilah mencari rezeki karena sesungguhnya berpagi-pagi itu membawa berkah dan menghasilkan kemenangan.”"


Nabi shollallahu ’alaih wa sallam berdoa: “Ya Allah, berkahilah ummatku di pagi hari.” Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam biasa mengirim sariyyah atau pasukan perang di awal pagi dan Sakhru merupakan seorang pedagang, ia biasa mengantar kafilah dagangnya di awal pagi sehingga ia sejahtera dan hartanya bertambah.” (HR Abu Dawud 2239)

Tidak ada komentar:

Daftar Blog Saya

compartidísimos

Pencarian

Memuat...

Entradas populares